Blog for Learning

| lesson material | material summary | questions and answers | definitions | types and examples | other information | materi pelajaran | ringkasan materi | pertanyaan dan jawaban | definisi | jenis-jenis dan contoh-contoh | informasi lainnya |

Advertisement

Powered by Blogger.

Visitors

Flag Counter

Pages

Negara Berkembang


Assalamualaikum Wr.Wb
Kali ini saya akan membahas materi tentang Geografi dan Sosiologi yaitu Ciri Negara Berkembang. Berikut penjelasan tentang Negara Berkembang :

                                               https://www.markeeter.com

.    A. Ciri-ciri Negara Berkembang (Negara Dunia Ketiga)
World Bank membuat sistem klasifikasi negara berkembang dan negara maju dengan membagi 125 negara berpendudukan lebih dari satu juta orang (≥1.000.000 orang) kedalam empat kategori sesuai dengan tingkat pendapatn per kapita. Klasifikasi itu adalah sebagai berikut :
1.      Negara-negara berpendapatn rendah (low income) dengan GNP per kapita US$765 atau lebih rendah.
2.      Negara-negara berpendapatan menengah rendah (lower middle income) dengan GNP per kapita US$ -3.035
3.      Negara-negara berpendapatan menengah tinggi (upper middle income) dengan GNP per kapita US$ -9385 dan
4.      Negara-negara berpendapatan tinggi (high income) dengan GNP per kapita US$ 9386 atau lebih.
Kategori pertama sampai ketiga merupakan negara-negara Dunia ketiga atau negara-negara berkembang. Negara-negara anggota OECD (Organization For Economic Cooperation and Development) atau (Organisasi Kerja sama Ekonomi yang terdiri atas 24 negara termasuk dalam kategori ke empat dan negara itu dikategorikan sebagai negara maju. Selain itu, terdapat pula negara-negara yang memiliki pendapatan tinggi namun, tidak dikategorikan sebagai negara maju seperti negara Hongkong, Kuwait, Israel, Singapura, dan Uni Emirat Arab. Karena masih memiliki struktur perekonomian yang sama dengan negara Berkembang.
1.      Klasifikasi negara berkembang
Dibawah ini adalah sistem klasifikasi PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang membagi negara berkembang menjadi 3 golongan, yaitu negara paling (Cleust Develop), negara berkembang (Develop country), dan negara kaya pengekspor minyak dan anggota OPEC.
Sistem klasifikasi juga disusun oleh OECD. Organisasi tersebut merupakan kelompok negara-negara industri paling maju di dunia.  OECD membagi Dunia Ketiga (termasuk yang bukan atau belum menjadi anggota PBB) menjadi 4 golongan yaitu Negara berpenghasilan kurang dari US$600, Negara berpenghasilan menengah, negara industry baru, dan negara industry baru atau NICSs (Newly Industrilizing Countries).
2.      Ciri-ciri negara berkembang
Negara berkembang mempinyai perbedaan fisik, demografi, historis, dan kebudayaan. Namun ada persamaan di bidang ekonomi dan sosial yang merupakan ciri keterbelakangan.
Berikut ini tujuh komponen utama perbedaan diantara negara berkembang.
a.       Ukuran dan Tingkat Pendapatan
Faktor penentu (determinan) besar kecilnya ekonomi suatu negara adalah luas wilayah, jumlah penduduk, dan tingkat pendapatan per kapita nasional suatu negara. Diantara 144 negara berkembang anggota PBB 95 negara diantaranya berpendudukan kurang dari 15.000.000 jiwa dan 83 negara berpendudukan kurang dari 5.000.000 jiwa. Jumlah penduduk yang besar bisa menjadi modal pembangunan, bila kualitas penduduk tinggi. Namin jika kualitas penduduknya rendah akan menjadi beban pembangunan.
b.      Latar Belakang Sejarah dan Kolonial
Sebagian besar negara-negara Asia dan Afrika pernah dijajah oleh kekuatan kolonial eropa barat, struktur perekonomian, pendidikan, dan lembaga-lembaga sosial negara-negara jajahan dibentuk sesuai dengan keinginan negara penjajah. Dengan kata lain, kekuatan-kekuatan colonial Eropa telah meninggalkan dampak abadi yang sangat dramatis terhadap struktur perekonomian dan politik/kelembagaan pada bekas negara jajahan.
c.       Sumber Daya Fisik (alam) dan Manusia
Sebagian potensi pertumbuhan ekonomi suatu negara dipengaruhi oleh sumber daya fisik (alam), seperti tanah, mineral, dan bahan mentah lainya serta sumber daya manusia, baik kuantitas( jumlah) maupun kualitas (mutu). Negara yang potensi sumber daya alamnya banyak seperti di kawasan Teluk Persia merupakan negara pengahsil minyak yang perekonomianya mampu tumbuh dengan cepat. Sebaliknya negara yang hanya memiliki sumber daya alam, bahan baku dan mineral ,tanah yang kurang subur akan mengalami kesulitan dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomianya, seperti di Chad, Haiti, dan Bangladesh.
d.      Peranan Sektor Pemerintah dan Swasta
Sebagian besar negara ketiga di dunia ketiga masih menganut sistem ekonomi campuran yaitu berperanya sektor pemerintah dan swasta dalam menggunakan sumber daya alam bagi kesejahteraan penduduknya. Peran dua sektor tersebut ditentukan oleh keadaan atau situasi historis dan politis. Pada umumnya peran sektor swasta di negara-negara amerika latin dan Asia Tenggara lebih besar dibanding Asia Selatan dan Afrika.
e.       Struktur Ekonomi
Sebagian negara-negara berkembang merupakan negara agraris. Hasil pertanian digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sendiri dan komersial.

Demikian pembahasan mengenai Negara berkembang. Semoga materi tersebut dapat dipahami dan memberikan manfaat. Sekian dari saya, kurang lebihnya mohon maaf.
Wassalamualaikum Wr.Wb
Daftar Pustaka :
Umasih; Sukanti, Dwi & Yamti, Sri R. 2007.Geografi dan Sosiologi. Jakarta:Ganeca Exact.

0 Komentar untuk "Negara Berkembang"

Silahkan berkomentar sesuai artikel

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top