Blog for Learning

| lesson material | material summary | questions and answers | definitions | types and examples | other information | materi pelajaran | ringkasan materi | pertanyaan dan jawaban | definisi | jenis-jenis dan contoh-contoh | informasi lainnya |

Advertisement

Powered by Blogger.

Visitors

Flag Counter

Pages

Pencemaran Lingkungan

pencemaran lingkungan,
Assalamu’alaikum Wr Wb. Kali saya akan membahas materi tentang IPA, yaitu mengenai Pencemaran Lingkungan. Disini akan dijelaskan tetang Pencemaran Lingkungan. Berikut penjelasannya.

Pernahkah kalian rekreasi ke daerah pegunungan atau perdesaan yang masih banyak kita temukan berbagai macam jenis tumbuhan? Apa yang kalian rasakan? Bandingkan bila kalian berada di perkotaan yang penuh dengan rumah, lalu lalang kendaraan bermotor yang tidak ada hentinya, serta asap pabrik yang terus mengepul!

Ketika kita berada di lingkungan yang bersih dan segar kita dapat menghirup udara yang masih segar. Sementara itu, di lingkungan perkotaan, mata kita terasa pedih, napas sesak, suasananya panas, dan bising. Mengapa demikian? Apa ini yang disebut dengan polusi? 

Menurut Undang-Undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 tahun 1982, yang dimaksud pencemaran lingkungan (polusi) adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, san atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan kurang atau tidak dapat berfungsi sesuai peruntukannya.

Zat-zat atau komponen-komponen yang menyebabkan pencemaran (polusi) disebut polutan.  Suatu zat disebut polutan bila keberadaannya di suatu lingkungan dapat menyebabkan kerugian bagi makhluk hidup di dalamnya. Suatu zat dapat disebut polutan, apabila : 
  • jumlahnya melebihi jumlah normal; 
  • berada pada waktu yang tidak tepat; dan 
  • berada pada tempat yang kurang tepat. 


Pencemaran lingkungan dapat terjadi akibat kegiatan (aktivitas) manusia dan dapat juga disebabkan proses alami. Pencemaran lingkungan akibat proses alami, misalnya gunung meletus. Disebut proses alami sebab berada di luar kekuasaan manusia atau tidak bisa dicegah oleh manusia. Sementara itu, pencemaran lingkungan akibat aktivitas yang dilakukan manusia, masih dapat dicegah dan dikendalikan. 

Bagaimana ciri-ciri lingkungan yang tercemar? 

Lingkungan dikatakan tercemar apabila dimasuki oleh bahan, zat-zat komponen Iain (polutan) yang dapat mengakibatkan gangguan pada makhluk hidup yang hidup di dalamya. Setiap makhluk hidup mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri (adaptasi) terhadap perubahan lingkungan. Kemampuan beradaptasi dari makhluk hidup ada batasannya.

Jika pencemaran melebihi batas toleransi makhluk hidup maka makhluk hidup akan mengalarni gangguan, misalnya sulit berkembang biak, sulit mendapatkan air bersih, mengalami keracunan, dan sebagainya. Contohnya sungai yang tercernar sampah, sehingga tidak memungkinkan hewan atau manusia memanfaatkannya untuk hidup. 

Perhatikan aliran air (sungai) yang ada di sekitar kalian. Cobalah anmati air sungai tersebut. Apakah air sungai tersebut berbau, warnanya tidak jernih, banyak sampah yang tersangkut? Bila keadaan sungai tersebut demikian berarti air sungai sudah tercemar. Sebaliknya jika kalian menemukan sungai yang airnya jernih, tidak berbau, tidak ada sampahnya berarti sungai tersebut tidak tercemar.

Macam-Macam Pencemaran


Suatu tempat dika, takan tercemar jika lingkungan sudah tidak dapat lagi mengantisipasi jumlah polutan yang ada. Berdasarkan sifat zat pencemarnya pencemaran lingkungan dibedakan sebagai berikut 
  1. Pencemaran biologis: Pencemaran yang dilakukan oleh mikroorganisme polutan. Umumnya mencemari air sumur, sungai maupun danau. Misalnya, tercemarnya air sumur oleh bakteri Entamoeba disentriae yang akan menyeqabkan penyakit disentri.
  2. Pencemaran fisik: Pencemaran yang disebabkan oleh benda padat, cair maupun gas. Misalnya, bungkus plastik yang dibuang di sembarang tempat akan menyebabkan pencemaran tanah karena plastik tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme dekomposer.
  3. Pencemaran kimiawi: Pencemaran yang disebabkan oleh bahan kimia. Contoh pembuangan limbah pabrik ke sungai, pembuangan limbah minyak ke laut, dan lain-lain.


Berdasarkan lingkungannya, pencemaran dibedakan menjadi tiga macam, sebagai berikut.
  1. Pencemaran air: Penyebab pencemar air bermacam-macam di antaranya adalah sebagai berikut. 
    • Pembuangan sampah ke aliran air.
    • Pembuangan limbah ke aliran air.
    • Pembuangan bahan berbahaya, seperti magnesium, mangan ke laut.
    • Pembuangan limbah rumah tangga, seperti detergen, abu gosok.
  2. Pencemaran udara: Penyebabnya antara lain sebagai berikut.
    • Pembakaran yang tidak sempurna dari kendaraan bermotor atau limbah asap pabrik.
    • Kebakaran hutan.
    • Pemakainan produk yang mengandung CFC sehingga merusak lapisan ozon.
  3. Pencemaran tanah: Pencemaran tanah disebabkan karena polutan tersebut tidak dapat diuraikan oleh dekomposer (non biodegradable), sehingga akan bertahan di lingkungan tersebut, seperti gelas, residu radioaktif, plastik, dan logam toksik (beracun). Penyebab pencemaran tanah antara lain sebagai berikut.
    • Penimbunan limbah pabrik.
    • Penimbunan limbah plastik.

Sekian pembahasan yang saya sampaikan, semoga dengan materi ini anda bisa memahi tentang Pencemaran Lingkungan. Wassalamu’alaikum Wr Wb

Sumber gambar : https://lingkunganhidup.co
Sumber tulisan : Titis, Siwi, dkk. 2007. "Ilmu Pengetahuan Alam". Bandung : Acarya Media Utama.
0 Komentar untuk "Pencemaran Lingkungan"

Silahkan berkomentar sesuai artikel

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top