Blog for Learning

| lesson material | material summary | questions and answers | definitions | types and examples | other information | materi pelajaran | ringkasan materi | pertanyaan dan jawaban | definisi | jenis-jenis dan contoh-contoh | informasi lainnya |

Advertisement

Powered by Blogger.

Visitors

Flag Counter

Pages

Pengertian Pasar

Pengertian Pasar

Pengertian Pasar

Assalamu’alaikum Wr Wb. Kali saya akan membahas materi tentang Ekonomi, yaitu mengenai Pengertian Pasar. Disini akan dijelaskan tetang pasar. Berikut penjelasannya.

Apa yang ada di pikiran kalian bila mendengar kata pasar? Mungkin kalian akan berpikir mengenai pasar tradisional dengan banyak penjual yang sibuk berteriak menawarkan dagangan, sementara para pembeli berjubel berusaha menawar barang. 

Pemahaman kalian ini tak salah karena selama ini, hanya pasar tradisional yang dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Padahal pengertian pasar dalam ilmu ekonomi jauh lebih dalam dari itu. Dalam bab ini, kita akan belajar lebih dalam mengenai pasar dan berbagai jenisnya.

Sebenarnya, Pengertian Pasar pasar tradisional merupakan salah satu bentuk pasar, karena secara garis besar, pengertian tentang pasar dapat digolongkan menjadi pasar nyata (konkrit) dan pasar tidak nyata (abstrak). Yang termasuk ke dalam pasar nyata adalah pasar tradisional. Karena namanya nyata, secara jelas kita dapat melihat pertemuan fisik antara pembeli dan penjual dalam melakukan jual beli barang. 

Dengan demikian pasar nyata adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi Jual-beli barang atau jasa. Kebalikan dari pasar nyata yang memerlukan kontak fisik, adalah pasar abstrak. Pada pasar ini pembeli dan penjual tidak harus melakukan pertemuan. Dengan semakin majunya teknologi, penjual dan pembeli tidak perlu harus bertemu untuk mengadakan transaksi.

Pada pasar abstrak ini, penjual hanya perlu mengajukan contoh barang saja. Kopi misalnya dalam bursa kopi, pembeli dapat melihat contoh kopi yang akan dibeli lengkap dengan berbagai keterangan.
Bila ia suka, ia dapat melakukan transaksi melalui telepon, Surat, atau bahkan internet. Inilah yang terjadi di berbagai bursa seperti bursa komoditi, bursa saham, dan lain-lain.



Pasar Persaingan Sempurna


Sesuai dengan bentuknya, pasar memiliki ciri-ciri yang berbeda-beda. Dari cirinya dapat terlihat pengertian masing-masing dengan mengambil bentuk pasar dari sisi penawarannya. Pasar persaingan sempurna adalah pasar di mana terdapat banyak pembeli dan banyak penjual yang menjual barang yang sama, sehingga tidak ada pihak yang bisa mempengaruhi harga pasar. 

Sebagai akibatnya, penjual tidak bisa seenaknya menentukan harga. Karena ketidakmampuan menentukan harga pasar, kedua belah pihak disebut sebagai penerima harga (price taker). Kita dapat melihat pasar berbagai bahan pokok antara lain pasar wortel, kentang, cabai, telur, dan lain sebagainya.  di pasar tradisional, semua tomat terlihat sama bukan? Ini karena semua petani tomat menanam bibit yang sama. 

Dari bibit yang sama, dihasilkan pohon yang sama. Pohon-pohon yang sama tersebut pada akhirnya akan menghasilkan tomat yang relatif sama di kalangan petani tomat. Hal demikian menjadikan petani tomat yang satu akan menjual tomat yang sama dengan petani tomat yang lain dan tidak mungkin petani tersebut menjual tomat dengan harga yang berbeda, sementara tomat yang dijual adalah sama satu dengan yang lain. 

Itulah mengapa tidak ada satu petani pun yang bisa menentukan harga. Kalau petani tersebut nekad menjual barang di atas harga pasar, para pembeli akan meninggalkannya. Harga ditentukan oleh pasar atau oleh jumlah permintaan dan penawaran di titik keseimbangan. Inilah mengapa penjual dan pembeli disebut price taker.

Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna 


Agar mudah mengenali pasar persaingan sempurna, maka perhatikan ciri-ciri sebagai berikut. 
  1. Jumlah penjual banyak. Banyaknya jumlah penjual dalam pasar persaingan sempurna mengindikasikan bahwa setiap penjual memiliki proporsi produksi yang kecil dibandingkan dengan jumlah produksi industri secara keseluruhan. Ada atau tidaknya seorang penjual tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi pasar. Sebagai akibatnya, setiap penjual secara individu tidak mampu mengubah harga pasar sesuai dengan yang dikehendaki, atau dengan kata lain, penjual hanya mampu menjual sesuai dengan harga yang terbentuk di pasar. Kondisi yang dihadapi oleh penjual ini disebut dengan price taker. 
  2. Produk yang dijual bersifat homogen. Di mata konsumen, barang yang tersedia di pasar persaingan sempurna terlihat sama. Kalaupun berbeda, perbedaan itu tidak mencolok. Contoh sederhananya adalah para penjual cabai di pasar tradisional. Dalam lingkup pasar tersebut, cabai yang dijual relatif homogen dan tidak memiliki perbedaan yang berarti. 
  3. Tidak ada halangan masuk ataupun keluar dari pasar (free entry barrier). Di dalam pasar persaingan sempurna, setiap penjual bebas untuk keluar masuk pasar setiap saat. Hal ini terjadi karena halangan untuk masuk ataupun keluar pasar tidak dapat menghalangi penjual untuk bebas keluar masuk pasar. 
  4. Penjual dan pembeli memiliki pengertian sempurna tentang pasar. Dalam hal ini, baik penjual maupun pembeli mengerti segala hat yang terkait dengan kondisi pasar secara sempurna, mulai dari harga barang, kualitas, hrngga struktur biaya produksi dari barang yang diperjualbelikan.
  5. Distribusi produk relatif lancar. Karena barang yang diproduksi banyak, distribusi relatif lancar. Pembeli tidak mengalami kesulitan untuk mendapatkan barang.


Sekian pembahasan yang saya sampaikan, semoga dengan materi ini anda bisa memahami tentang Pengertian PasarWassalamu’alaikum Wr Wb

Sumber gambar : http://pensilaisyah.blogspot.com
Sumber tulisan : Wahyu, Suwerli, dkk. 2007. "Ekonomi". Jakarta : Erlangga.
0 Komentar untuk "Pengertian Pasar"

Silahkan berkomentar sesuai artikel

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top