Blog for Learning

| lesson material | material summary | questions and answers | definitions | types and examples | other information | materi pelajaran | ringkasan materi | pertanyaan dan jawaban | definisi | jenis-jenis dan contoh-contoh | informasi lainnya |

Advertisement

Powered by Blogger.

Visitors

Flag Counter

Pages

Iman kepada Malaikat


Assalamualaikum Wr.Wb
Kali ini saya akan membahas materi tentang Iman kepada Malaikat. Berikut penjelasan tentang materi tersebut :
                                        https://www.google.com

A.    Memahami Makna Iman kepada Malaikat dan Tugas-tugasnya
1.      Pengertian Iman kepada Malaikat
Iman secara Bahasa artinya percaya atau yakin. Iman dalam segi istilah artinya meyakini setulus hati yang mengakar kuat, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan dengan seluruh anggota badan. Menurut M.Quraish Shihab kata malaikat berasal dari Bahasa Arab yaitu mala’ikahl yang merupakan bentuk jamak dari malak yang terambil dari kata la’aka yang berarti “menyampaikan sesuatu”. Jadi malak/malaikat adalah makhluk yang menyampaikan sesuatu dari Allah Swt. Menurut istilah malaikat adalah makhluk gaib yang diciptakan oleh Allah Swt dari cahaya sebagai utusan Allah Swt yang taat, patuh serta tidak pernah membangkang terhadap perintah-perintah-Nya.
Iman kepada malaikat adalah meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah Swt menciptakan malaikat sebagai makhluk gaib yang diutus untuk melaksanakan segala perintah-Nya. Orang yan mengimaninya akan senantiasa menggunakan seluruh anggota badanya untuk berhati-hati dari dalam berkata-kata dan berbuat.
2.      Hukum Beriman kepada Malaikat
Beriman kepada malaikat hukumnya adalah fardu ain. Ia merupakan salah satu rukum iman selain iman kepada Allah, kitab0kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan qada/qadar. Hal ini berdasarkan pada beberapa sumber dari al-quran hadis sebagai berikut.
a.       Q.S. al-Baqarah/2:285

ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلۡمُؤۡمِنُونَۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيۡنَ أَحَدٖ مِّن رُّسُلِهِۦۚ وَقَالُواْ سَمِعۡنَا وَأَطَعۡنَاۖ غُفۡرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيۡكَ ٱلۡمَصِيرُ 
Artinya: “Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Quran) dari Tuhanya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), “Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami ya, Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali.”
b.      Q.S.an-Nisa/4:136
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ ءَامِنُواْ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلۡكِتَٰبِ ٱلَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَٱلۡكِتَٰبِ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ مِن قَبۡلُۚ وَمَن يَكۡفُرۡ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ فَقَدۡ ضَلَّ ضَلَٰلَۢا بَعِيدًا 
Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah Swt dan Rasul-Nya (Muhammad saw) dan kepada kitab (alQuran) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah swt, malaikat-malaikat-Nya ,kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh orang itu telah tersesat sangat jauh.”
c.       Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim
Artinya :”Diriwiyatkan dari Abu Hurairah ra. bahwa pada suatu hari Rasulullah saw muncul ditengah orang banyak, lalu beliau didatangi oleh seorang laki-laki. Orang itu bertanya, “Wahai Rasulullah saw., apakah iman itu?, Beliau menjawab ,’iman adalah kamu percaya kepada Allah Swt, malaikat-malaikat-Nya, Kitab-Nya, pertemuan dengan_Nya,Rasul-rasulNya, dan hari kebangkitan di akhirat nanti (H.R.Bukhari dan Muslim)
3.      Mengingat sedikitnya pengetahuan yang dimiliki manusia terutama berkaitan dengan hal-hal yang gaib termasuk malaikat, sumber yang dapat dijadikan rujukan untuk mengetahui malaikat adalah dengan berpedoman kepada al-Quran dan hadis-hadis Rasullulah saw.
Dalam sebuah hadis Rasullulah saw bersabda:
Artinya: “Dari Aisyah berkata : Rasulullah saw bersabda,” Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api yang menyala-nyala dana dam diciptakan dari sesuatu yang telah disebutkan (ciri-cirinya) untuk kalian. “(H.R Muslim)
Keterangan lain tentang malaikat sebagaiman dijelaskan dalam Q.S
Fa’ir/35:1 disebutkan bahwa malaikat mempunyai sayap. Allah Swt. berfirman :
ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ فَاطِرِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ جَاعِلِ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةِ رُسُلًا أُوْلِيٓ أَجۡنِحَةٖ مَّثۡنَىٰ وَثُلَٰثَ وَرُبَٰعَۚ يَزِيدُ فِي ٱلۡخَلۡقِ مَا يَشَآءُۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ 
Artinya : “Segala puji bagi Allah Swt. Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap masing-masing (ada yang) dua,tiga, dan empat. Allah Swt menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sungguh Allah Swt. Mahakuasa atas segala sesuatu” (Q.S.Fa’ir/35:1)
Berdasarkan keterangan di atas, jelaslah bahwa malaikat adalah makhluk Allah Swt yang diciptakan dari nur atau cahaya memilki sayap, sehingga jika ada keterangan lain yang menyatakan bahwa malaikat memiliki ciri-ciri yang tidak sesuai dengan keterangan dari al-Quran hadis, patutlah kita meragukanya.
Demikian pembahasan mengenai Iman kepada Malaikat. Semoga materi tersebut dapat dipahami dan memberikan manfaat. Sekian dari saya, kurang lebihnya mohon maaf.
Wassalamualaikum Wr.Wb
Daftar Pustaka :
Sandi, A dan Abdulloh M.R. 2015. Iman kepada Malaikat. Sidayu : Qasas Cognitio Publisher
0 Komentar untuk "Iman kepada Malaikat"

Silahkan berkomentar sesuai artikel

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top