Blog for Learning

| lesson material | material summary | questions and answers | definitions | types and examples | other information | materi pelajaran | ringkasan materi | pertanyaan dan jawaban | definisi | jenis-jenis dan contoh-contoh | informasi lainnya |

Advertisement

Powered by Blogger.

Visitors

Flag Counter

Pages

Gaya-Gaya Renang

renang
Assalamu’alaikum Wr Wb. Kali saya akan membahas materi tentang Sejarah, yaitu mengenai Gaya-Gaya Renang. Disini akan dijelaskan tetang Gaya-Gaya Renang. Berikut penjelasannya.

Renang merupakan salah satu cabang olahraga aquatik atau air. Olahraga renang merupakan olahraga yang gerakannya didominasi oleh gerakan lengan dan tungkai. Renang dapat dilakukan oleh siapa saja mulai dari anak-anak sampai orang tua. Bahkan, renang dijadikan terapi bagi balita. Orang yang melakukan olahraga ini harus memiliki keterampilan teknik dan memahami prinsip-prinsip olahraga berenang. Sebelum mempelajari materi ini lebih jauh, selesaikan kegiatan berikut dengan semangat!

Setelah menyelesaikan kegiatan di atas, kesulitan apa yang kamu hadapi kaitannya gaya-gaya renang? Berdasarkan kegiatan tersebut, diharapkan kamu dapat memperagakan gaya-gaaya renang bersama temanmu secara sportif. Karena gaya renang mamiliki banyak manfaat, sehingga baik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhmu.

Gaya renang merupakan cara melakukan gerakan renang yang terdiri atas gerakan lengan, tungkai, dan koordinasi gerakan lainnya, sehingga memungkinkan seseorang berenang di dalam air. Gaya yang dilombakan di antaranya adalah gaya dada, bebas, punggung, dan kupu-kupu. Pada renang gaya bebas, perenang dapat memilih untuk menggunakan berbagai macam gaya renang kecuali gaya kupu-kupu, dada, dan punggung Adapun gaya-gaya renang tersebut adalah sebagai berikut.

Gaya Bebas


Gaya bebasadalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua lengan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping.

Gaya bebas merupakan gaya yang gerakannya tidak terikat dengan teknik dasar tertentu. Kelebihan gaya berenang ini adalah laju renang lebih cepat apabila dibandingkan dengan teknik berenang lainnya. Hal ini dikarenakan tenaga yang dihasilkan berasal dari kayuhan lengan dan dorongan kedua kaki. Untuk memperkecil tahanan air, maka posisi tubuh harus sejajar dengan permukaan air.



Gaya Dada


Renang gaya dada merupakan teknik berenang yang mudah dipelajari apabila dibandingkan dengan gaya renang lainnya. Akan tetapi, gaya renang ini kurang mampu bersaing dengan renang gaya bebas dari segi kecepatan. Hal ini dikarenakan daya tahan air terhadap dada yang besar. Saat berenang, posisi tubuh menghadap ke permukaan air. Selain itu posisi tubuh juga berbeda halnya dengan renang gaya bebas yang posisi tubuhnya berubah. Renang gaya dada adalah renang yang unik karena gerakan lengannya seperti gerakan katak yang sedang berenang. 

Gaya dada disebut juga dengan gaya katak karena gerakannya mirip dengan katak. Saat berenang posisi dada menghadap ke permukaan air, tubuh selalu dalam keadaan tetap. Berbeda dengan gaya bebas yang posisi tubuhnya berubah sesuai dengan gerakan lengan. Gaya katak ini posisi kepala dapat berada di atas permukaan air dalam waktu yang lama. Kedua kaki menendang ke arah luar dan kedua lengan diluruskan ke depan kemudian dibuka ke samping seperti gerakan membelah air.

Gaya Punggung


Renang gaya punggung dikenal pertama kali sekitar tahun 1912 yang saat itu dalam pertandingan renang dibagi menjadi tiga kelas yaitu gaya dada, gaya punggung, dan gaya bebas. Gerakan renang gaya punggung mirip dengan gaya crawl. Sudut meluncur ke air gaya dada sekitar 20” sementara pada gaya crawl sekitar 15”. Perbedaan yang mendasar adalah posisi badan dan arah gerakan tangan. Renang gaya punggung merupakan renang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Kepala berada di atas air menghadap ke atas, sehingga perenang dapat mengambil napas setiap saat. Akan tetapi, perenang hanya dapat melihat ke atas tidak dapat melihat ke depan. Pada saat perlombaan, perenang memperkirakan letak dinding kolam dengan menghitung jumlah gerakan.

Gerakan kaki dan lengan dalam renang gaya punggung sama dengan renang gaya bebas, tetapi yang membedakan adalah posisi badan yang menghadap ke atas. Kedua lengan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti mengayuh. Mulut dan hidung yang berada di atas permukaan
air memudahkan perenang mengambil atau membuang dengan mulut atau hidung. Apabila gaya bebas, dada, dan kupu-kupu start berada di atas balok start, maka gaya punggung Start berada di dalam kolam. Perenang menghadap ke dinding kolam, tangan berpegangan pada besi pegangan, lutut sedikit ditekuk, telapak kaki bertumpu pada dinding kolam.

Gaya Kupu-Kupu


Renang gaya kupu-kupu merupakan gaya renang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua tangan digerakkan ke arah samping bawah menuju arah luar sebelum diayunkan ke depan. Kedua kaki menendang ke arah bawah menuju atas. Udara dilepaskan sesaat sebelum keluar dari permukaan air dan saat kepala dia atas permukaan air udara di hirup lewat mulut. Tahukah kamu mengapa udara di hirup melalui mulut? Melalui mulut Udara yang dihirup lebih cepat dan banyak. Berenang menggunakan gaya ini membutuhkan kekuatan besar. Kekuatan di peroleh dari gerakan kedia lengan secara bersamaan.

Sekian pembahasan yang saya sampaikan, semoga dengan materi ini anda bisa memahami tentang Gaya-Gaya Renang. Wassalamu’alaikum Wr Wb



Sumber gambar : http://www.kabarsport.com
Sumber tulisan : Arifin, Aji. 2016. "Pend. Jasmani Olahraga dan Kesehatan, ". Surakarta : Mediatama.
0 Komentar untuk "Gaya-Gaya Renang"

Silahkan berkomentar sesuai artikel

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top